Home » » Alun-Alun Selatan Yogyakarta Menjadi Primadona

Alun-Alun Selatan Yogyakarta Menjadi Primadona

Diposting Oleh Bang Dayat ; Hari Jumat, 22 Juni 2012 Jam 20.58

Halo sobat BD pa kabar semuanya?

Malam kemaren lagi bingung mau maen kemana. Eh tau-tau adik sepupu (ilham) ngajak keluar, tapi masih bingung mau kemana. Tau-tau dia ngasih ide untuk maen ke alun-alun selatan Yogyakarta.

Spontan deh BD mengiyakan. Jam setngah delapan malam waktu itu. Siap-siap pakek jaket, begitu juga Ilham yang udah siap-siap buat pergi.

"Ssssst..... jangan bilang ibu ku ya, kita diem-diem aja takut dimarahin", kata Ilham. Hehehe "iya deh" sahut BD. Jarak rumah paman saya dengan alun-alun selatan Jogja berkisar 4 km. Ya.. lumayan dekat sih.

Dengan suasana yang agak panas kami berdua pun melaju dengan motor vega kesayangan BD. Syukur deh dalam perjalanannya ngak macet. Setelah sampai di sana malah jadi bingung, kami berdua cuma muter-muter lapangan pakai motor sampe dua kali.

Terus BD nanya "Ham, iki piye? motor re diparkir opo kepiye?". "Parkir wae, neng kene ki wae", kata Ilham. Langsung diparkir motornya. Terus mas tukang parkirnya bilang "Disini mas, langsung bayar ya!". "Iya mas, berapa ya?", kata saya. "dua ribu mas", kata tukang parkir.

Langsung saya keluarkan uang dua ribu buat bayar parkir. Kemudia kita berdua berjalan-jalan ke tengah lapangan. Banyak banget pengunjungnya. Banyak cewek juga sih hehehe.... Kebanyakan yang datang orang luar atau wisatawan dari luar jogja. Kelihatan banget dari gaya bicaranya. Kalo orang Jogja asli sih pada males datang kesini.

Setelah muter-muter akhirnya capek juga, kemudian lihat orang-orang pada tutup mata jalan kayak orang gila. Entah pada ngapain, mungkin ada kepercayaan tersendiri.


Ketika akan istirahat, tiba-tiba ilham bilang "mas kuwi ono sate, sate kere kuwi". "Ya beli aja ya", kata saya. "Bu, berapa seporsinya?" kata saya. "10 ribu mas", kata penjual. Berhubungan yang BD beli sate kere dan bisa bikin blenger kemudian BD beli setengah porsi aja. Lumayan beli 5 ribu dapat 7 tusuk.

Selesai beli BD makan dua tusuk dan Ilham makan 1 setengah tusuk. Sisanya dibawa pulang deh, dikasih ke bulek. Makan sate kere jangan banyak-banyak, satu atau dua tusuk aja. Karena sate kere itu bahannya dari gajih sapi (lemak sapi). Jadi bisa membahayakan kesehatan kalau terlalu banyak. Sekian deh cerita dari saya (Bang Dayat)

Mau nambahin lagi ni bagi sobat yang piknik ke Yogyakarta jangan lupa mampir ke alun-alun Yogyakarta ya. Tapi untuk maen kesana harus malam ya karena aktivitas disana itu pada malam hari.

Banyak hiburan disana, salah satunya adalah sepeda yang dikasih lampu warna-warni. Pokoknya keren dah. Bayarannya kira-kira 15 ribuan. Alun-alun selatan diwaktu libur akan banyak didatangi wisatawan.

Tempat ini paling asik buat ngobrol, karena disana para penjual makanan seperti angkringan, sate, dan lain-lain menyediakan tikar buat lesehan.

Bakalan berjam-jam deh ngobrolnya. Jangan lupa mampir ke alun-alun selatan Yogyakarta ya.
Berbagi dengan artikel ini :
Ditulis oleh : Bang Dayat
Description: Alun-Alun Selatan Yogyakarta Menjadi Primadona , Rating: 5
Reviewer: Bang Dayat, ItemReviewed: Alun-Alun Selatan Yogyakarta Menjadi Primadona

Artikel terkait tentang

Berlangganan Artikel BD
Masukkan Email Anda:

 
Support : Bang Dayat
Copyright © 2012-2017. Bang Dayat Blog's - All Rights Reserved

Proudly powered by Blogger